Cobain Koka Cheese Tea di Loffle Pop Up Dessert Semarang

By | Juni 23, 2018

Semarang bawah emang panas banget yah. Dalam satu minggu setelah lebaran tahun ini, suhu udara kota Semarang memang tidak pernah beranjak dari angka 30 sekian derajat celsius, bahkan pernah sampai menginjak angka 37 derajat celsius. Mau enggak mau mood kita bakal terpengaruh karena cuaca panas yang menurut saya, sudah tidak bersahabat seperti ini.
Saya jadi teringat Saki; teman saya dari Jepang yang baru-baru ini meninggalkan Indonesia ke Filipina untuk petualangan seru selanjutnya. Selama di Indonesia, Saki menjadi relawan behind the scene untuk membantu salah satu Lemabaga Swadaya Masyarakat di Semarang mempromosikan berbagai kegiatan mereka. Kebetulan saya juga merupakan relawan di sana, jadi mau tidak mau saya cukup sering ketemu dan kerja bareng sama Saki. Meskipun kerjaan dia behind the scene, tapi tidak jarang dia harus mencari bahan di lapangan. Hal ini menyebabkan dia harus akrab dengan sengat panas matahari di Semarang. Dia selalu bilang I am very addicted to ice cream! Pokoknya kalau sudah tidak bisa mentolerir hawa panas Semarang dia akan terus bergumam, "Oh... I need ice cream, I need ice cream! Let's get some ice cream in Ind*mart!"
Jangankan Saki yang berasal dari kota Hiroshima, saya yang selama 21 tahu tinggal di dekat daerah pesisir Tegal pun rasanya sudah tidak dapat menahan hawa panas kota Semarang akhir-akhir ini. I need a savior! Salah satu penyelamat saya dari mood yang naik turun enggak karuan karena kepanasan lihat kamu jalan sama gebetan eh! maksudnya kepanasan beneran karena suhu dan terik matahari adalah ice cream, Thai tea, ice tea, jus jeruk, buah-buahan dingin, gelato dan dessert-dessert lain yang manis dan seger.
Koka Cheese Tea
Koka Cheese Tea
Di Semarang, ada tempat yang menyajikan menu-menu dessert yang menurut saya wajib kalian sambangi kalau kalian juga enggak tahan dengan hawa panas Semarang tapi terlalu sayang untuk meninggalkan kota lunpia ini. Nama tempatnya adalah Loffle Pop Up Dessert. Saya ceritain ya kenapa tempat ini recommended banget buat kalian.

Dari mana saya tahu tentang Loffle Pop Up Dessert?

In case ada yang penasaran, dari mana sih saya tahu tentang Loffle Pop Up Dessert ini? Pertama, pertama banget ya saya tahu dari temen saya yang waktu itu nunjukin akun Instagram Loffle Pop Up Dessert SMG. Sekilas saya lihat kok bagus ya feed Instagramnya? Ih! Keren banget nih gambar-gambarnya. Lama-lama saya perhatikan feed Instagram ini kok jadi seneng dan semangat ya? Enggak ngebosenin. Wah, jadi kepo nih. Saya yang emang keponya enggak ketulungan ini sengaja menyempatkan diri untuk lebih dalam mengeksplorasi feed Instagram mereka. Ternyata cukup informatif dan interaktif juga lho... dan satu lagi, feed mereka up to date banget! Ini menandakan kalau akun Instagram punya Loffle Pop Up Dessert dikelola dengan baik. 
Akun Instagram saja sudah dikelola dengan baik, apalagi produk dan pelayanan mereka. Iya nggak sih?

Kenapa saya tertarik dengan Loffle Pop Up Dessert?

Saya harus mengakui, sebenarnya saya lebih tertarik dengan cara owner mengelola brand ini dibanding dengan kelebihan-kelebihan lain yang Loffle miliki. Kenapa? Karena Loffle ini aktif mengkampanyekan tentang hal-hal positif seperti: transaksi paperless dengan cara mengirimkan seluruh struk  transaksi ke alamat email pelanggan, mencoba mengurangi penggunaan kemasan take away dengan cara memberikan reward khusus pada pelanggan yang bersedia membawa kotak makan dan tempat minum sendiri dari rumah (tentu saja yang reuseable ya!), memberdayakan masyarakat kurang mampu untuk dilatih menjadi vendor bahan baku, berbagi dessert ke anak-anak jalanan kota Semarang dan memberikan beasiswa sekolah untuk anak berkebutuhan khusus. Menginspirasi sekali yah? Saya tidak tahu seberapa besar brand Loffle ini sehingga mampu menciptakan gebrakan besar di dunia industri makanan, tapi pastinya perusahaan tidak perlu menjadi besar dulu kan untuk memulai suatu gerakan peduli masyarakat dan lingkungan?
Fakta lain yang membuat saya tertarik dengan Loffle Pop Up Dessert antara lain:
Koka Cheese Tea
Selain itu, ada satu menu baru dari Loffle Pop Up Dessert yang bikin saya penasaran dan tertarik untuk mencobanya yaitu Koka Cheese Tea. Cheese tea? Iya! Kalian enggak salah baca kok. Sama seperti Thai tea yang menggabungkan teh dengan susu, cheese tea menggabungkan teh dengan krim keju. Aneh? Enggak juga kok! Cheese tea sudah menjadi trend minuman di berbagai negara seperti Taiwan, Vietnam, Malaysia, Singapura, Cina dan Amerika. Tentu saja, sebentar lagi Cheese tea akan nge-trend juga di Indonesia menyusul Queen Mango, Thai tea dan Ice Kepal Milo.

Setelah cobain datang ke Loffle Pop Up Dessert Semarang, apa kesan yang saya dapatkan?

Ini pertama kalinya saya datang ke salah satu kedai Loffle Pop Up Dessert Semarang yang dekat dengan tempat tinggal saya. Kedainya ada di area kampus pascasarjana UNDIP di Peleburan, Semarang bawah. Tepatnya ada di jalan Peleburan Barat nomor 10. Kali pertama saya ke sini, pastinya saya mencoba menu yang bikin saya penasaran dong. Apalagi kalau bukan Koka Cheese Tea. Ada dua varian Koka Cheese Tea yang saya coba yaitu original dan matcha latte. Dua varian tersebut adalah varian yang direkomendasikan oleh pihak Loffle. Ohya, saya coba dua varian bukan berarti maruk ya! Tapi karena memang saya kesini berdua sama pacar saya pas malam Minggu pula... hahaha harus banget ya nulis ini?
Koka Cheese Tea
Antri Beli Koka Cheese Tea
Well, sebelum saya bahas lebih lanjut tentang rasa Koka Cheese Tea, saya mau bahas dulu tentang tampat dan pelayanannya ya. Kedai kedua Loffle ini tempatnya sangat homey dengan nuansa yang anak muda banget. Sentuhannya minimalis dengan mengusung warna yang memang sudah menjadi ciri khas Loffle yaitu hitam, putih dan kuning. Kesan positive vibe, semangat dan keceriannya langsung kerasa bahkan saat saya lihat tampatnya dari kejauhan. Pokoknya kecelah kalau mau buat foto-foto OOTD ala selebgram gitu. Tapi sayang, tempatnya kurang luas. Kurang cocok buat nongkrong rame-rame. Cocoknya nongkrong berdua saja bareng si dia, eaaaa! Gak juga sih sebenarnya, mungkin karena terlalu banyak yang lagi antri Koka Cheese Tea jadi tempatnya terasa kurang luas.
Pas masuk, saya (dan babang pacar tentunya :p) langsung disambut 'seseembak' yang lagi duduk di meja barista. Mbaknya ramah, sabar dan sangat informatif. Berkat dia saya jadi punya banyak bahan buat di tulis di sini. Singkat saja, Loffle dari segi pelayanan menurut saya sangat memuaskan.

Koka Cheese Tea

Seperti yang sudah saya singgung sedikit di atas, cheese tea pada dasarnya merupakan minuman yang memadukan teh dengan krim keju yang lembut dan meleleh di mulut. Kenapa namanya Koka Cheese Tea? Berdasarkan informasi dari 'seseembak' tadi, kata Koka sendiri diambil dari nama tempat kelahiran para ninja di Jepang sana. Koka memang terkenal dengan sebutan Ninja Village. Konon katanya, penduduk Koka memiliki stamina yang prima dan memiliki usia yang relatif lebih panjang dari pada penduduk Jepang pada umumnya. Salah satu alasannya adalah kerena kebiasaan mereka minum teh setiap hari. Jadi, harapannya Koka Cheese Tea bisa merelaksasi pikiran kita, bikin kita jadi semangat dan berumur panjang. Ya, gitu sih. Karena kata orang tua, nama adalah sebuah doa. Jadi untuk pemilihan nama Koka Cheese Tea ini pihak Loffle benar-benar menyisipkan doa dan harapan baik mereka untuk para pelanggan setianya.
Koka Cheese Tea
Tiga The Best Koka Cheese Tea
Loffle mempunyai delapan varian Koka Cheese Tea yang bisa kita nikmati, antara lain: original, green tea, Thai tea, apple tea, lychee tea, blackcurrent tea, Yakult tea dan matcha latte. Sebelum memutuskan untuk mencoba varian origninal dan matcha latte saya sempat bingung perbedaan antara tiga varian yang mereka punya yaitu original, green tea dan matcha latte. Lagi-lagi 'seseembak' tadi memberikan keterangan yang sangat membantu. Katanya, untuk varian original mereka memakai seduahan daun teh hijau asli atau yang biasa disebut dengan ocha. Sedangkan untuk varian green tea mereka menggunakan seduhan teh hijau ditambah dengan condensed milk & evaporated milk. Untuk matcha latte mereka tidak menggunakan dau teh hijau, melainkan bubuk matcha (bubuk teh hijau). Selain itu, ketiga varian tersebut mempunyai tingkat rasa teh hijau dari urutan yang paling kuat (original), sedang (green tea) dan yang paling ringan (matcha latte).
Untuk menikmati minuman ini, Loffle punya cara khusus yang mereka rekomendasikan. Cara menikmati Koka Cheese Tea ala Loffle adalah sebagai berikut:
  1. Buka tutup kemasan.
  2. Teguk dan rasakan keju dari permukaan gelas.
  3. Seruput minuman dengan memiringkan gelas 45 derajat untuk menikmati sensasi kombinasi cheese tea yang nikmat. 
  4. Jangan minum menggunakan sedotan.
Kenapa jangan minum menggunakan sedotan? Kalian penasaran enggak? Kalau saya sih iya! Apakah ini memang merupakan bagian dari kampanye peduli lingkungan? Kalau iya, kenapa rasanya tanggung sekali ya? Kenapa Loffle masih menggunakan kemasan plastik sekali pakai untuk menyajikan Koka Cheese Tea ini? Kenapa tidak sekalian menggunakan gelas yang reuseable saja? 
Menurut penjelasan 'seseembak' yang dari tadi terus saya sebut sih, memang cara menikmati Koka Cheese Tea begitu adanya. Jadi tidak ada sangkut pautnya dengan kampanye peduli lingkungan (wah sayang banget ya! Padahal kan bisa sekalian tuh...) Pihak Loffle memang sudah mempunyai rencana demikian, hanya saja tidak bisa diterapkan sekarang karena mereka masih mencari ukuran gelas yang cocok sesuai dengan takaran resep mereka. Katanya sih beda ukuran gelas, beda takarannya dan hal ini akan mempengaruhi rasa Koka Cheese Tea yang mereka buat. Mendengar penjelasan tersebut saya bergumam, "Oh... begitu ya ternyata, ribet juga ya!"
Tentu saja saya berharap Loffle dapat segera menemukan ukuran gelas reuseable yang cocok dengan takaran resep Koka Cheese Tea mereka agar produk second best selling ini semakin ramah lingkungan. Kita doakan saja ya!
Bagaimana rasa dua varian Koka Cheese Tea yang sempat saya coba? Enak dan seger dong tentunya! Untuk varian original memang lebih kuat rasanya dibandingkan dengan matcha latte. Surprisingly, krim kejunya tidak terasa enek. Manis dan asinnya pas. Lembut dan meleleh di mulut. Kalau ditanya, lebih suka yang original atau matcha latte? Tentu saja lebih suka yang original. Karena rasanya lebih segar dan manisnya pas. Sedangkan untuk matcha latte rasanya terlalu ringan dan masih terlalu manis menurut saya, walaupun saya sudah memesan yang less sugar (FYI, dua-duanya saya pesan yang less sugar karena saya enggak suka minuman yang terlalu manis). Tapi, balik lagi ke selara masing-masing orang sih.
Overall, Loffel Pop Up Dessert ini menjadi salah satu tempat di Semrang yang worth to visit dan menu-menunya worth to try banget. Soal harga tidak usah khawatir, hampir semua menu dessert di sini harganya di bawah Rp. 20.000,00 saja. Khususnya untuk Koka Cheese Tea, minuman satu ini rasanya unik dan seger banget! Pas banget buat kalian yang butuh pelarian dari panasnya matahari kota Semarang.
Jadi, kapan nih kalian ke sini bareng gebetan? Eh!

You Might Also Like

14 komentar

  1. Koka Cheese Tea memang juara yaa mba..:) bikin nagih, jadi pengen nyoba semuanya :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya nih... Koka Cheese Tea emang seger dan rasnya unik :D

      Hapus
  2. Aku pengen balik ke Loffle lagi nih pemgen nyobain menu dessert lainnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aku juga pengen cobain menu-menu yang best selling selain Koka Cheese Tea ini...

      Hapus
  3. Pengen nyobain varian koka cheese tea yang lain kayak blackcurrant deh

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aku malah penasaran sama Yakult Koka Cheese Tea... dari namanya kayanya seger tuh

      Hapus
  4. Duh, kuingin pergi berdua dengannya...hehehe. Itu smoothies bowlnya menggoda, dan aku penasaran sama Koka Cheseeteanya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ku juga ingin berdua denganya... syalalalalalalala
      Iya mbak, Koka Cheese Tea emang patut dicoba, smoothie bowl juga, eh kayanya semua menu di sini worth to try deh :D

      Hapus
  5. Menu dessert yang dingin dan yummy cocok buat Semarang yang selalu hot cuacanya, enak-enak sepertinya dessertnya ya ��

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, ayo mbak vit main Semarang sini... ntar aku ajakin minum Koka Cheese Tea :D

      Hapus
  6. Harus sama gebetan banget kak? Kalo aku, ke sana buat nyari gebetan cobaa

    BalasHapus
    Balasan
    1. Udah dapet belum gebetannya? Kalau belum nyepik-nyepik baristanya aja sapa tau dikasih Koka Cheese Tea gratis :D

      Hapus
  7. Penasaran deh nyobain dessertnya nampak enaak

    BalasHapus
  8. Paling berkesan itu creamy cheese foamnya. Yakin deh koka cheese tea bakal ngehits juga kayak yang thai tea atau queen mango.

    BalasHapus