Negara-negara di Eropa yang Ingin Saya Kunjungi Sebentar Lagi

By | April 24, 2018

Dua puluh satu tahun hidup di kota yang sama membuat saya ingin pindah dari kota kelahiran ke kota yang lebih besar. Bukan ibu kota negara sih, cukup ke ibu kota provinsi Jawa Tengah saja saya sudah senang. Keingininan untuk pindah tempat tinggal baru benar-benar kejadian setelah saya lulus kuliah S1. Dan di kota Semarang inilah saya memulai lembaran hidup yang baru.
Berawal dari kota ini pula, jalan saya menuju Eropa terbuka. Tahun ini saya mendaftar sebuah program kerelawanan di Jerman melalui organisasi kerlawanan yang berpusat di Semarang. Organisasi kerelawanan yang saya maksud adalah GREAT Indonesia. Singkat cerita, berkat aktif berkegiatan di organisasi ini saya akhirnya berkesempatan untuk terbang ke Jerman.
Jerman dan banyak negara lain di luar Indonesia, sudah lama ada pada daftar keinginan saya. Bukan hanya untuk dikunjungi tapi untuk ditinggali selama dua tiga bulan sampai beberapa tahun. Saya bercita-cita merasakan pergantian empat musim, bertemu dengan orang-orang baru, melakukan sesuatu yang baru yang tidak bisa dilakukan di Indonesia, beradaptasi dengan lingkungan yang sama sekali bebeda dengan tempat tinggal kita biasanya, melakukan rutinitas baru dan merasakan semua proses menuju kedewasaan yang diajarkan oleh lingkungan dan orang-orang sekitar, semua itu ingin saya alami paling tidak sekali seumur hidup. Begitulah kira-kira jawaban saya saat ditanya apa gerangan yang memotivasi saya mengikuti program Weltwaerts.


Saat dinyatakan lolos dalam program tersebut berarti Jerman benar-benar sudah di depan mata. Bahkan saat ini saya sudah mengantongi tiket pesawat pulang pergi Jakarta-Turki-Berlin, Berlin-Turki-Jakarta. Selama satu tahun di Jerman, bukan tidak mungkin saya bisa mengunjungi negara-negara Eropa lainnya.
Makanya belakangan ini saya rajin membaca tentang tempat-tempat di Benua Eropa yang menarik untuk dikunjungi. Belum banyak sih yang ada di daftar saya, masih hanya beberapa saja. Tapi pastinya daftar ini akan bertambah panjang seiring berjalannya waktu.
Places I wanna visit; design by me using Canva.

Berswafoto di depan Brandenburg Gate Berlin Jerman

Jerman akan menjadi negara Eropa pertama yang saya kunjungi. Tentu saja fakta ini kemudian membuat saya sangat sensitif ketika mendengar apa saja yang berhuungan dengan Jerman. Minggu lalu saat saya mengikuti acara bread testing di Basilia Group bersama komunitas Semarang Runners, pumpernikel menjadi roti yang pertama kali saya coba. Apalagi alasannya kalau bukan karena roti padat berwarna gelap yang beirisi biji-bijian ini ternyata merupakan roti khas Jerman. 
Tidak berhenti di situ, buku tebal bertuliskan Germany yang berjejer rapi bersama buku-buku tentang Eropa lainnya di pojokan rak pada salah satu sudut Basilia Dine & Cefe pun tidak luput dari perhatian saya. Dari buku tersebutlah akhirnya saya tahu bahwa bangunan kokoh nan megah seperti pintu gerbang kerajaan Romawi kuno itu bernama Brandenburg Gate. Bangunan yang ternyata merupakan landmark kota Berlin ini menyimpan cerita sejarah yang panjang. Mulai dari cerita perang Dunia II hingga bersatunya Jerman Barat dan Jerman Timur. 
Belum ke Jerman katanya kalau belum mengunjungi Brandenburg Gate dan berswafoto di sana!

Melihat warna-warni tulip yang bermekaran di Belanda

Saat melihat langitsenja (nama akun Instagram) memamerkan fotonya yang ada di antara bunga tulip saat itu pula saya ingin juga melihatnya secara langsung. Belanda, salah satu negara Eropa yang memesona karena saat musim semi kita bisa melihat berhektar-hektar lahan tulip bak pelangi. 
Sebenarnya tidak ada cerita istimewa tentang Belanda selain karena negara ini dulu pernah 'numpang hidup' di Indonesia berabad-abad lamanya. Ohya, saya juga mengenal seseorang dari Belanda yang pernah memberi saya hadiah tiket masuk taman hiburan karena saya mendapat nilai A pada salah satu mata kuliah saat semester dua. Walaupun sudah lama sekali sejak kita bertemu, saya akan mencoba mengontaknya dan mengajak dia bertemu saat saya ke Belanda. 

Bertemu teman lama di Brussels Belgia

Bulan Juli 2017 lalu teman saya dari Belgia mampir sebentar ke Indonesia setelah mengikuti seminar di Singapore. Ya sebenarnya tidak sebentar juga sih, dia stay di tempat saya sekitar satu minggu dan satu minggu berikutnya dia menitipkan barang bawaannya di tempat saya selagi dia jalan-jalan ke Solo.
Satu minggu tinggal bersama lagi setelah sekian lama tidak bertemu membuat kita bisa membuka obrolan tentang apa saja. Suatu malam, kita berdua membahas tentang kepercayaan, orang Yahudi dan impian saya yang ingin berkunjung ke Eropa. Saya ingat betul, waktu itu dia bilang suatu hari saya pasti bisa ke Eropa entah itu karena saya sering menulis di blog atau karena saya aktif di kegiatan voluntary
Dan ya! Obrolan kita waktu itu menjadi nyata, Alhamdulillah... Tanggal 2 September 2018 nanti saya akan terbang ke Eropa dan tinggal di sana selama satu tahun. Sudah pasti Belgia menjadi salah satu negara tujuan yang akan saya singgahi sembari bertemu dengan teman saya yang satu ini. And for sure, I want to eat Belgian waffle!

Menyusuri kota tanpa jalan di Italia

Venice. Salah satu kota impian yang ingin saya kunjungi. Entah sejak kapan Venice ini menjadi sangat istimewa di pikiran saya. Yang saya ingat, waktu itu saya melihat orang sedang mendayung di atas perahu yang membawa sapasang manusia sesaat setelah melewati Rialto Bridge. Pemandangan dalam wall sticker itu begitu damai dan romantis, tidak kalah romantis dengan Paris. 
Iya! Saya ingin berkunjung ke Itali hanya karena telah melihat sepenggal gambarnya di dinding yang saya sendiri juga sudah lupa ada di mana. Kadang memang keinginan saya bisa sesederhana dan setidak-realistis itu!

Mencari jejak Dracula di Bran Castle Romania

Tentu saja Dracula seperti yang ada di cerita itu tidak benar-benar ada. Hanya ada seorang bernama Vlad Dracul yang pernah menghuni Bran Castle. Konon katanya tempat ini sudah sejak lama tidak berpenghuni dan oleh pemerintah Rumania dijadikan tempat wisata dengan embel-embel cerita horror khas negeri barat. 
Apa yang membuat saya ingin mengunjungi Bran Castle? Entahlah. Berkunjung ke Castle sudah menjadi impian saya sejak kecil. Sejak saya hanya bisa melihat Castle pada cerita-cerita dongen dan beberapa kali menyaksikannya di beberapa adegan film. Nuzha kecil selalu bertanya-tanya apakah tempat seperti itu benar-benar ada? Kalau memang ada suatu saat saya ingin ke sana!

Nah, itu dia negara-negara di Eropa yang ingin saya kunjungi sebentar lagi. Semoga benar-benar kesampean yah :). Kalau kalian ke Eropa, negara apa yang ingin kalian kunjungi dan apa alasannya? Share yuk!

You Might Also Like

14 comments

  1. Asyik tripnya..
    Romantis abis.

    Semoga terwujud yaaaa..
    Buat pemanasan, ngetrip ke Lombok dulu sajaaaa.
    Aamiin ^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bunsal, aku turut berduka ya buat Lombok... sebelum gempa kemaren temen ku jalan-jalan ke Lombok dan Nusa Penida... was was bgt denger berita gempa itu :(

      Delete
  2. Wah senangnya bisa ke Eropa! Ditunggu cerita-ceritanya di blog mbak ����

    ReplyDelete
    Replies
    1. Siap kak! Aku usahakan upadate blog lebih rajin kalau di sana :D

      Delete
  3. Wahhh aku juga mau banget ke eropa . Tapi cita2ku sebelum eropa , aku mau umroh dulu😊

    ReplyDelete
  4. Wah, selamat ya, Mbak, Eropaaaaa. Keren2. Ditunggu cerita2 Mbak Nuzha ya.

    ReplyDelete
  5. wah keren nuzha, selamat yaa semoga lancar semuanya..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Semoga mbak ~ doain ya... semakin dekat nih waktunya :D

      Delete
  6. Duh Ujha, aku pun ingin ke Jerman lagiiii.... tapi untuk piknik, bukan untuk kerja hehehee... dulu ga sempat piknik kemana-mana. Ujha, jangan lupa poto2 di Koln (Cologne), Dome Cathedralnya cuanteeeekkk...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ayok mbak sini lagi susulin aku :D
      Siap! Masuk wishlist aku nih: Köln!

      Delete
  7. Selamat mbak Nuzha, ditunggu cerita-cerita dari Eropa. Aku juga pengen ke Venice.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yuhuu ~ tunggu ya! Aku juga pengen bgt ke sanaaaaaaa!

      Delete