Cara Alami Mengatasi Ayang-ayangan dengan Ekstrak Buah Cranberry

By | Mei 13, 2017

atasi ayang-ayangan dengan uri-cran
Image from google | edited by me
Aktifitas padat akhir-akhir ini tidak dipungkiri membuat pola hidup saya menjadi tidak sehat. Kurang tidur, stress, kurang olah raga dan kurang mengkonsumsi air putih menyebabkan saya mengalami dehidrasi, pusing, mengantuk pada jam kerja dan susah buang air kecil maupun buang air besar. Khusus keluhan terkahir adalah keluhan yang paling tidak nyaman bagi saya. Bayangkan saja susah buang air kecil disertai sakit buang air kecil ketika saya harus banyak minum karena ingin menghilangkan dehidrasi yang saya alami, sangat menjengkelkan bukan? Dalam satu hari saya harus berkali-kali ke ruang kesenian aka toilet hahaha :D karena saya mengalami susah buang air kecil atau ayang-ayangan. Bisa dibayangkan? Menderita ayang-ayangan sama saja dengan orang yang menunda sedekah dan membayar zakat, seperti ada yang harus dikeluarkan tapi ditahan-tahan dan tidak mau keluar. Sakit kan? .


Belum lagi masalah susah buang air besar, karena saya sering sekali menahan keinginan untuk BAB jadilah sekarang saya mengalami susah buang air besar yang sangat menyiksa. Akibatnya perut saya penuh sesak dan tidak nyaman. Kedua keluhan tersebut ternyata tidak bisa dielakkan begitu saja karena jika didiamkan lama-lama akan timbul rasa sakit saat buang air kecil ataupun saat buang air besar. Di artikel kali ini saya akan lebih membahas tentang ayang-ayangan atau sakit buang air kecil, karena untuk susah BAB sudah saya temukan solusinya yaitu dengan banyak mengkonsumsi buah pepaya.
Langkah pertama yang saya ambil unutk mengatasi keluhan sakit buang air kecil atau ayang-ayangan adalah mencoba menggali informasi lebih dalam dengan mencari sumber sebanyak-banyaknya melalui Google. Dari berbagai sumber yang saya baca, ternyata kasus ayang-ayangan lebih sering terjadi pada wanita walaupun laki-laki juga bisa mengalami ayang-ayangan tapi kasus ayang-ayangan lebih banyak dialami oleh wanita dengan kemungkinan satu dari dua orang wanita akan berpotentsi mengalami ayang-ayangan seperti dilansir dari webmd(dot)com. 

Apa sih sebenarnya ayang-ayangan itu?

Sebelum membahas lebih jauh tentang ayang-ayangan, lebih baik kita bahas dulu apa itu ayang-ayangan. Anyway, does ayang-ayangan sound cute, eh? Kedengarannya manis yah ayang-ayangan itu sounds like panggilah sayang bukan sih? *eh!
Tapi ayang-ayang yang akan saya bahas di sini beda jauh yaaaaaaaa~ jangan salah paham dulu. So here we go: 
Ayang-ayangan atau infeksi saluran kemih (ISK) atau dalam bahasa Inggris dikenal dengan istilah dysuria or Urinary Tract Infections (UTIs) merupakan sensasi ingin buang air kecil disertai volume buang air kecil yang hanya sedikit-sedikit dan sering, biasanya dibarengi dangan perasaan tidak nyaman dan nyeri pada saluran kemih. Di atas telah disebutkan bahwa wanita lebih rentan mengalami ayang-ayangan karean tubuh wanita memiliki saluran uretra yang lebih pendek dibandingkan dengan laki-laki, oleh karena itu resiko ayang-ayangan pada wanita lebih tinggi disbandingkan resiko ayang-ayangan pada laki-laki. 

Lalu, apa penyebab ayang-ayangan?

Seperti dilansir dari situs alodoker(dot)com penyebab utama ayang-ayangan adalah bakteri Escherichia Coli (E. Coli) yang umumnya hidup dalam saluran cerna. Bakteri ini menginfeksi dinding saluran uretra seseorang karena kurang memperhatikan kebersihan. Perpindahan bakteri E. Coli ke saluran uretra sendiri disebabkan karena:
  • Kebiasaan menyeka kemaluan dari belakang ke depan.
  • Hubungan seksual.
  • Memakai pembalut tampon.
  • Memakai kontrasepsi diafragma.
  • Wanita menopause dimana cairan vagina berkurang sehingga bakteri lebih mudah berkembang biak.

Apa saja sih tanda-tandanya jika kita mengalami ayang-ayangan? 

Ciri-ciri ayang-ayangan: –dilansir dari drugs(dot)com
  • Demam.
  • Air kencing keruh dan berbau tidak sedap.
  • Merasa sering ingin buang air kecil tetapi hanya keluar sedikit-sedikit pada saat buang air kecil.
  • Biasanya disertai dengan sakit punggung, sakit pinggang, sakit di bagian bawah perut dan rasa nyeri pada ulu hati.
  • Terasa gatal pada bagian kewanitaan.
  • Adanya pembengkakan pada area kewanitaan.

Ciri-ciri ayang-ayangan: –dilansir dari alodokter(dot)com
  • Nyeri saat berkemih.
  • Perubahan warna kencing menjadi lebih pekat atau berdarah.
  • Bau air kencing yang menyengat.
  • Lebih sering buang air kecil, namun tidak lancar.
  • Nyeri pada perut bagian bawah.
  • Nyeri pada pinggang (infeksi yang naik ke ginjal).
  • Demam.
  • Muntah-muntah.

Wah, sebagian gejalanya memang saya alami nih jadi fix nih saya mengalami ayang-ayangan walaupun masih dalam skala ringan. Lalu apa yang harus saya lakukan untuk mengatasi ayang-ayangan ini? Untuk lebih meyakinkan hipotesis saya, saya beranikan diri untuk bertanya ke portal konsultasi dokter online yang bisa kalian lihat di sini
urinary track infection
Image from google
Saya disarankan oleh dokter untuk bertemu atau berkonsultasi langsung dengan dokter jika gejala ayang-ayangan menjadi semakin parah untuk diketahui kondisi dasarnya. Dokter akan terlebih dahulu menelusuri penyebabnya melalui pemeriksaan fisik dan tes penunjang jika diperlukan (seperti tes urine, USG, CT Scan), dengan demikian pengobatan yang tepat dapat diberikan. Biasanya dokter akan meresepkan antibiotics untuk membunuh bakteri penyebab ayang-ayangan. Ingat! Antibiotics yang diresepkan dokter harus dihabiskan ya! Saya sebenarnya tidak terlalu suka mengkonsumsi antibiotics, disamping itu juga saya rasa gejala ayang-ayangan ini masih bisa diobati dengan cara alami. Jadi untuk gejala ayang-ayangan skala ringan seperti yang terjadi pada saya sebaiknya lakukan langkah-langkah yang bisa mengatasi ayang-ayangan secara alami terlebih dahulu seperti:
  • Cukup istirahat dan makan makanan bergizi untuk menjaga kekebalan tubuh.
  • Minum banyak air putih 10-12 gelas setiap hari untuk membasuh saluran kemih agar bakteri tidak dapat berkembang biak.
  • Mengkonsumsi ekstrak buah cranberry.
  • Buang air kecil secara teratur.
  • Jangan biasakan menahan keinginan buang air kecil.
  • Membasuh organ intim dengan arah yang benar (dari dapan ke belakang, bukan sebaliknya) untuk mencegah kontaminasi bakteri dari anus ke saluran kemih pada organ kewanitaan.
  • Biasakan buang air kecil sebelum dan sesudah berhubungan intim.

Wah menarik sekali! Ternyata ayang-ayangan bisa diatasi secara alami. Salah satu yang sangat menarik perhatian saya adalah cara alami mengatasi ayang-ayangan dengan ekstrak buah cranberry. Bagaimana bisa?
Seperti buah papaya yang bisa mengatasi susah buang air besar, buah cranberry juga bisa mengatasi ayang-ayangan. Menurut salah satu artikel pada WebMD ekstrak buah cranberry bekerja dengan cara mengubah urin menjadi lebih asam, hal ini menyebabkan bakteri E. Coli susah untuk berkembang biak. Teori lain tentang cranberry adalah bahan aktif dari cranberry dan nutrisi lainnya yang terkadung dalam ekstrak cranberry dapat melindungi dinding saluran kemih sehingga bakteri tidak bisa hidup di tempat tersebut. 
Masalahnya adalah, buah cranberry tidak mudah ditemukan di Indonesia seperti buah pepaya, bagaimana dong?
uri-cran
Image from google
Untuk masalah ketersediaan buah cranberry yang memang lumayan sulit ditemuakan di Indonesia, jangan khawatir kini hadir Prive Uri-cran dan Prive Uri-cran plus keduanya mengandung ekstrak buah cranberry yang bermanfaat mencegah dan mengatai ayang-ayangan. 
Baca: [Review] Pengalaman Mengatasi Ayang-ayangan dengan Uri-cran
Menurut official website Prive Uri-cran manfaat mengkonsumsi ekstrak buah cranberry antara lain: 
  • Mengatasi gangguan infeksi saluran kemih atau ayang-ayangan yang banyak terjadi pada wanita kisaran usia 20 tahunan.
  • Mengandung anti-oksidan yang disebut proanthocyanidins yang dapat membunuh bakteri penyebab infeksi.
  • Bersifat anti-adhesi sehingga mencegah bakteri menempel pada saluran kemih, hal ini bermanfaat untuk mencegah infeksi lebih lanjut.
  • Kandungan flavonoid antosianidin, sianidin, peonidin dan quercetin dikenal ampuh melawan kanker secara in vitro.

PS akan saya review pengalaman saya mengatasi ayang-ayangan dengan mengkonsumsi Uri-cran ini. Stay tune ya!

You Might Also Like

0 komentar